Tuesday, August 2, 2016

Proker Utama Menggema di KKN 25


19 Juli 2016

Bragang, Klampis, Bangkalan

Selasa, 19 Juli 2016

Seperti hari-hari sebelumnya, kami memulai aktivitas dengan sholat subuh berjamaah bersama. Kewajiban memasak tak pernah kami lupakan. Sebagian ada yang berbelanja ke pasar untuk membeli kebutuhan memasak dan keperluan program kerja utama, yaitu nugget dan pudding jagung selanjutnya, sebagian lagi ada yang memasak serta membersihkan basecamp yang kami tempati. Setelah menyantap sarapan pagi bersama teman-teman, kami melanjutkan aktivitas sesuai jobdis yang telah ditentukan pada rapat evaluasi sebelumnya. Seperti kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh beberapa anggota kelompok KKN 25 di SD Tanggungan serta SMP Nurul Huda.
Kegiatan Belajar Mengajar 











Proses Belajar Mengajar
Bersama kepala sekolah SMP Nurul Huda
Siang harinya, sebagian kelompok melakukan gladi kotor pembuatan nugget dan pudding jagung sebagai proker utama kami dari KKN kelompok 25 ini, yang akan dilaksanakan pada malam harinya (setelah maghrib) tepatnya di dusun Tanggungan. Sebagiannya lagi memasak untuk jadwal makan berikutnya. 
Hujan pun turun pada sore itu, sambil ditemani suara rintikan hujan, tak hilang rasa semangat dari teman-teman yang membantu mengemas produk jagung buatan kelompok kami. Setelah hujan reda, kami bergegas untuk berangkat ke Dusun Tanggungan guna mempersiapkan terlebih dahulu di lokasi pelatihan. Jarak antara posko kami dengan lokasi pelatihan di Dusun Tanggungan kurang lebih 3 km tetapi medan yang dilalui licin  dikarenakan hujan yang turun sore tadi.
Persiapan pelatihan pembuatan nugget dan  pudding jagung
Sebagian teman-teman yang lain menyusul untuk berangkat setelah sholat Maghrib. Sesampainya  di lokasi, kami disambut dengan baik oleh para warga Dusun Tanggungan. Mengapa kami memilih pelatihan tersebut? Yak, karena komoditi pertanian dari Desa Bragang yang paling besar adalah jagung. Tujuan dari pelatihan tersebut, yakni dapat memanfaatkan sumber daya lokal yang ada menjadi sesuatu yang unik dan bisa di produksi secara mandiri oleh masyarakat sekitar, terutama untuk kalangan ibu-ibu rumah tangga. Dari pelatihan tersebut, peserta langsung bisa praktek membuat  produk tersebut, dan membawa hasil yang sudah dibuatnya. Peserta pelatihan mengikuti acara tersebut dari awal hingga akhir dengan semangat dan antusias. Pelatihan membuat nugget jagung dan pudding jagung di Dusun Tanggungan, dihadiri oleh 18 peserta, sebagian besar diantaranya yaitu kalangan pelajar dan ibu rumah tangga.  Semua anggota KKN 25 yang melakukan demo memasak nugget dan pudding jagung bergegas pulang ke posko KKN 25 ketika waktu menunjukkan pukul sembilan malam lebih, kemudian kami melakukan rapat evaluasi sambil makan malam bersama.

Proses Pelatihan pembuatan nugget jagung
 



Proses pelatihan pudding jagung
Proses Pelatihan membuat pudding jagung



Penutupan Acara Program Kerja nugget dan pudding jagung

0 comments:

Post a Comment